Minggu, 09 Agustus 2015

PEMIKIR ATAU PEKERJA ?

Pagi hari dan seringkali meroket petuah orang tua "Ayo bangun! Rejeki udah dipatok ayam itu!" Membentuk karakter anak "memaksa untuk menjadi pekerja". Memang akan lumayan asing bagi kita jika ada orang tua berkata pada anaknya " tidurlah nak, bermimpilah" atau "jangan pulang terlalu awal, bersosialisasilah". Kita akan dihadapkan pada pembanding, seproduktif apa nanti anak-anak kita? Ukuran apa yang akan kita pakai? Sudah tahukah kita bahwa secara psikologis, banyak sekali potensi yang harusnya tidak hanya dinilai hanya dari batas2 waktu dan jadwal konvensional?
Bangsa ini sudah terlalu menjudge dirinya sebagai pemalas. Apakah betul? Jangan2 memang bukan type Pekerja? Seharusnya adalah Pemikir dan Pemimpi?
TYPE PEKERJA
Karakter Pekerja adalah orang yang menghargai ketepatan waktu, dunianya adalah bekerja dan realistis. Apa yang bisa dalam benaknya harus dikerjakan, bekerjalah dia. Prestasi terpenting dalam hidupnya adalah pujian, semakin dipuji semakin bersemangat dia. Pekerja membungkus dirinya dalam jadwal konfensional. Jam 7 pagi tepat adalah jam mulai dia bekerja, dan jam 4 sore adalah saat pulang. Mau lembur?? Lembur nya adalah harga mahal, karena harus merusak ritme selanjutnya. Saat lembur, Pekerja mengharapkan pujian dan akan cemburu membabi buta jika melihat orang lain tidak seproduktif dia.

Pekerja melandasi dirinya dengan jadwal dan target, sehingga pola hidupnya sangat Linier. Waktu nya sangat terjadwal sehingga akan marah jika ada keterlambatan. Menghimpun semua orang untuk produktif sesuai standart hasilnya. Saking cemburunya, Pekerja akan cenderung malas bekerjasama dan bersosialisasi, memilih sendiri dan menyelesaikan kerja hingga tuntas. Karakter ini menghasilkan jiwa ansosial, berdiri sendiri, sibuk sendiri, lebih cepat istirahat, cepat bangun pagi dan kembali bekerja. Pekerja kurang bergaul karena baginya terlalu basa basi dan sia-sia.
Pekerja kemudian adalah jiwa yang teratur, menghindari konflik dan tantangan namun lebih detail mengerjakan tugasnya. Jarang sekali dihadapkan pada masalah, sehingga problem solvingnya rendah, ketika terjadi masalah mungkin malah kurang peka, dan malas untuk berkecimpung. Namun tunggu dulu! Jangan lupakan kecemburuannya, Pekerja adalah perfectionist sehingga ketidakteraturan tidak boleh ada di depan mata nya. Pekerja sangat peduli untuk meluruskan yang menurutnta tidak tepat, mengomentari orang lain yang malas dan merapikan ketidakteraturan di depannya. Sekali lagi, karena pujian adalah yang terpenting baginya, dia harus nomor satu! Kalau perlu membangun image buruk orang lain yang malas menurutnya, supaya semua orang tau dia lah yang rajin, hasil pekerjaanya harus dihargai dan dihormati.
TYPE PEMIKIR
Kebiasaan telat dan melanggar ketertiban sering diderita oleh Pemikir. Dia tedak peduli anggapan orang dan tidak terbeban oleh jadwal dan target. Jiwanya adalah analis yang menaruh kepuasannya pada hal-hal sulit, hidupnya ditaruh dalam tataran idealis. Pemikir cenderung cuek dengan waktu, baginya pencapaian bukan dari selesainya pekerjaan, namun ada pada prosesnya. Jangan memberi pujian pada Pemikir, hal itu membuat dia gatal2. Berilah masalah dan pertimbangan, hal itu adalah makanan sehat baginya.

Pemikir adalah Non Linier, otaknya mampu bercabang2 dan menggapai semua titik yang jauh. Pemikir terlihat malas dan hanya suka mengobrol dan membaca, hal itu asupan gizi baginya. Saat Pekerja sudah tertidur lelap, Pemikir masih merasakan loncatan2 pikiran di kepalanya, kemudian mencari teman atau browsing internet untuk berdiskusi dan memuaskan kehausannya akan wawasan. Alhasil Pemikir seringkali telat bangun dan terlambat bekerja. Pemikir lebih suka membangun sosial dan pertemanan, masuk ke semua kalangan dan menciptakan diskusi. Makanan otaknya adalah mencuri isi otak orang lain dengan diskusi, serta terlihat menganggur membuka browsing internet sekalipun hanya media sosial. Semua gizi otak tersebut ditabung dalam otak, dan saat ada masalah atau materi sulit dihadapannya segala stimultan akan muncul dan digunakannya untuk menganalisa dan memecahkan masalah.
Pemikir adalah jiwa yang cuek, tidak perduli apa aturan dan apa anggapan orang. Sehingga kecemburuanya bukan pada hasil yang dicapai teman, namun pada daya saing. Pemikir cenderung inovator dan suka bersaing, baginya tak rela jika ada proses yang lebih cerdik, atau lehih lihai daripadanya. Jiwa analisnya tinggi dan membentuk sifat diplomatif. Senyum di depan anda sambil menganguk, namun sebenarnya otaknya sedang berstrategi.
Pemikir kurang rajin, apalagi ketika harus menjalankan rutinitas yang baginya terlalu cemen. Pemikir kurang rapi, ketidakteraturan bahkan mungkin jadi rumah terbaiknya, abstrak dan berwarna warni. Kondisi ini melatih otaknya untuk melihat semua sisi dan membentuk pola pikir Out Of The Box.
LALU??
Jangan lagi takut keduluan Ayam, jangan rebutan rejeki dengan Ayam! Kenali saja karaktermu, dan memaksimalkannya. Jangan memaksa orang tunduk pada satu karakter. Kelola karakter dan fokus pada tujuan yang dicapai. Baik Pemikir maupun Pekerja memiliki ambisi dalam dirinya, sehingga keduanya memiliki caranya sendiri untuk mewujudkan pencapaian2nya masing2. Keberuntungan bagi anda, jika mampu membaca karakter dan mengelolanya, Pekerja Dan Pemikir akan menyumbang harta karun yang besar buat Anda!

3 komentar:

  1. sgat2 benar, hanya saja bukan hal mudah untuk menggabungkan nya :)

    BalasHapus
  2. Saya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.

    Nama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.

    Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.

    Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.

    Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut

    BalasHapus