Dua otoritas dalam diri CINTA dan ANGAN, dua penghasut rasa yang jarang sekali bertemu mesra. Memiliki beberapa teman wanita dan mampu menggambarkan kemegahannya dengan mudah serasa ANGAN sangatlah berpihak, namun ketika CINTA itu datang kesulitan bercerita menjadi sangat kuat dan entah kenapa kemegahan itu menjadi sangat biasa. ANGAN itu serasa sangat indah dan terceritakan dengan megah, namun CINTA datang dengan sangat biasa dan mencipta diam.
Mencoba menguak kemana hilangnya kata-kata saat ingin memuji CINTA semeriah memuji ANGAN? Saat ber-ANGAN FUN Girl, dunia serasa indah dan berloncat kesana kemari hanya bercerita kuliner serta tempat-tempat indah. Ber-ANGAN dengan dunia imaginasi, tersenyum lebar dan berandai-andai itulah dunia nyata, tapi ketika yang nyata membangunkan tidur menampar pipi dan senyatanya dunia ANGAN itu adalah mimpi semalam. Sebenarnya CINTA sudah datang sekian lama dan memanjakan diri dengan "FUN Girl" mendampingi kita merasakan bumbu-bumbu sedap dan menggandeng tangan kita di pesona tempat-tempat indah, namun saking seringnya CINTA itu ada bersama kita, kita beranggapan CINTA itu biasa. ANGAN kita cari hingga ke ujung dunia padahal CINTA sudah bersama kita, yang secara nyata menemani kita dalam menikmati apa yang ditawarkan oleh ANGAN. ANGAN hanya singgah sejenak dan hanya memberikan tawaran tanpa menepatinya.
Bersama Fixed Girl kita ber-ANGAN tentang konsep dan hitungan-hitungan seperti apa masa depan hubungan. Mengkalkulasi berbagai sisi dan berkonklusi bahwa ANGAN telah menjanjikan dunia yang serba pasti dan jelas. Dari pandangan jauh, Fixed Girl mengamankan kita dari kekuatiran-kekuatiran bahwa kita akan menjadi Suami kesepian dengan kesibukan istri yang bahagia di waktu dan tempat di pulau seberang, bukan pulau dimana kita berpijak. Fixed Girl menghindarkan kita dari rasa takut itu, dan lagi-lagi ANGAN membuat segala sesuatu serasa fixed, namun senyatanya jauh dari nyata. CINTA ternyata dari pertama datang sudah bersama dengan kita membicarakan banyak hal tentang masa depan. Memberikan gambaran yang menantang "ga cukup sayang 5 juta sebulan! Kebutuhan hari ini semua mahal". Tantangan yang tidak sadar telah mamacu kita untuk tidak menjadi laki-laki biasa, harus menjadi laki-laki super dan mampu memperlancar kebutuhan hidup. CINTA punya rasa dan kepedulian yang secara nyata dan fixed berbicara tentang masa depan. ANGAN memberikan keinginan dan gambaran, namun tidak pada hal kongkrit yang membangun.
Dahulu Vas Bunga cantik yang ditaruh di atas meja dan takut tercabik-cabik ranting, ternyata adalah CINTA yang sudah meramu FUN dan FIXED tanpa diANGAN namun berada bersama selama aku sendiri masih sibuk ber-ANGAN. Kekuatiran, ketakutan, terkaan, dan rasa tak mampu membawaku pada ANGAN yang berlanjut dan CINTA tetap duduk menunggu. ANGAN membawaku menyeberangi pulau-pulau dan mencari wanita, menyerap sari Fun di satu wanita dan Fixed pada wanita lain. Semua indah! Dan mengangkut segala ANGAN, serasa kagum mulut pun dengan mudah memuji dan berandai-andai. ANGAN datang sekali-sekali dan tak pernah tuntas, sehingga menjadi sangat mudah bagi pikiran untuk mengingat dan mulut untuk mengucap pujian. Sementara CINTA? Hadirnya adalah terlalu sering dan selalu ada sehingga mata terbutakan dan mulut tidak lagi latah memuja nya. CINTA selalu dan terlalu hadir dari awal hingga kini, tak ada berubah dan masih tetap sama sehingga jarang sekali pujian itu terucap. Sementara ANGAN tak pernah menetap, bergonta-ganti dan singkat sehingga pujian itu serasa menggelora dan tumpah dengan riuhnya padahal sejatinya tetaplah dia ANGAN dan tak pernah menjaga abadinya.
Saat CINTA itu tetap menunggu disana, terhembus angin kencang dan basah kuyub oleh deras ombak, dia menjadi terasah dan mengkilat. ANGAN datang dan pergi tak pernah singgah lama, karpet merah selalu digelar namun tak pernah bertuan, sementara disana CINTA beralas tanah namun tetap melontarkan senyum. Bukan senyum terlalu mengharap belas kasih, senyumnya adalah keyakinan dengan pasti bahwa tak lama lagi aku akan menghampirinya. CINTA punya kepastian hati bahwa dialah yang akan duduk bersama sekalipun kursi itu sudah kudufuki bergantian bersama ANGAN. CINTA tak pernah kuatir, takut, menerka, dan gelisah melainkan senantiasa bersiap diri jika waktunya datang, kapanpun siap untuk bersanding. CINTA tidak pernah berusaha mengalahkan ANGAN, bahwa cinta telah dan sudah lama menepati dan memberikan apa yang dijanjikan oleh ANGAN. CINTA yakin ANGAN akan berlalu, namun dia tetap berdiri tegak.
CINTA telah meramu dirinya dalam Fun dan Fixed, bukan salah satunya tapi memberikan dua nya sekaligus. Hanya CINTA menampakan dirinya dalam kesetiaan yang kadang terasa hambar, sementara ANGAN datang dan pergi sehinga mengkesankan daya tariknya yang memukau. Namun! Kemanapun kita mengejar ANGAN, dia adalah semu. CINTA lah yang sejati dan senyatanya telah memberikan apa itu ANGAN. CINTA mengandung ANGAN, sehingga tak ada kekuatiran akan ANGAN. Sementara ANGAN tanpa CINTA larinya tak terarah dan terbangnya tanpa tujuan.
CINTA adalah Dareina Kriwil yang sudah sejak dahulu menepati ANGAN ku, mohon maaf sudah lama menunggu dalam kebutaanku, ketika bangun dan membuka mata, engkaulah ANGANku... CINTAku!
Engkau yang berhak menikmati ANGANKU, berbicara masa depan bersamaku, mengurai ANGAN menjadi Fixed dan CINTA menjadi Fun yang keduanya menyatu.
Aku sudah tidak lagi kuatir, tidak lagi takut dan tidak lagi menerka, Vas Bunga yang cantik itu akan kudekap dalam perjalanan jauhku, merasakan sakit tertusuk ranting bersamaku, dan compang-camping bersama keletihanku. Aku tidak lagi ragu karena ANGANku tidak lagi berjarak jauh dari CINTAku!
Kamu! DAREINA ESTHER GOMA
smile emoticon
Tidak ada komentar:
Posting Komentar