Selamat Natal
Rayakan! Sorak sorai
Rayakan! Sorak sorai
Pada saat itu Kaisar Agustus dari imperium Romawi meneguhkan suatu penanggalan baru perdasarkan perhitungan Matahari sebagai kalender Masehi. Saat itu pula, Kaisar ingin mendata seluruh warga negara dan jajahan untuk sensus kependudukan. Maria dan Yusuf sebagai warga negara, dari desa Nazaret hijrah ke ibukota Betlehem untuk ikut dalam pendataan, dan saat itu Maria sedang mengandung tua.
Lahir di saat Bintang Timur sedang bercahaya, pada saat kalender Masehi dimulai, pada saat dimana Ramalan Mesias digenapi. Orang Majus dari Timur, yang merupakan ahli2 astronomi dan raja2 berkuasa di dataran Timur Tengah.. menandai bahwa pada hari itu akan lahir seorang Raja yang bersamaan dengan munculnya Bintang Timur. Ketiga Raja ini pergi ke Barat dengan tuntunan Bintang Timur dan menemukan Yesus dilahirkan di dalam sebuah kandang domba, di atas palungan.
Suatu fakta paradoks, Raja dilahirkan di atas palungan kandang domba? Dari seorang ayah tukang kayu? Dari sebuah desa kecil nazaret? Keadaan ini mendatangkan penolakan dari para Imam Yahudi, mereka yang telah beratus2 tahun mempelajark kitab dan menunggu sang Mesias datang. Para Imam, hidup dengan keagungan, beribadah taat, menempatkan Tuhan dalam ketinggian tak terjangkau, menafsirkan ayat2 suci, dari keagungan yang diyakininya membuatnya tidak sadar bahwa Tuhan hadir dalam kesederhanaan. Masa menunggu yang berabad2 lamanya menjafi sia2. Ini menjadi peringatan bagi kita, kadang kita yang berseru2 memanggil Tuhan dengan ibadah yang taat, mengaku sebagai seorang rohani yang taat... kita menjadi buta hati dan tidak menjumpai Tuhan yang sebenarnya.
Herodes yang Agung, penguasa daerah yang ditunjuk oleh Romawi sebagai kepala daerah jajahan, kekuasaan nya yang membutakan. Tiga orang Majus memberitahu kelahiran seorang yang diramalkan, tapi karena takut kehilangan kekuasaan, Herodes memerintahkan pembunuhan seluruh bayi laki2 yang baru lahir. Kekuasaanya membuatnya jauh dari Tuhan.
Romawi, yang menyalipkan Yesus menjadi tempat bagi Batu Karang yang diramalkan kepada Petrus sebagai pondasi gereja. Matius 16: 18 mengatakan:
"Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya."
Petrus di masa pembunuhan orang2 kristen oleh Yahudi, lari meminta perlindungan pada Romawi, Romawi yang dulunya menyalipkan Yesus. Disana Petrus disalipkan terbalik dan dikuburkan. Kembali paradoks, bahwa kemudian Romawi lah kerajaan pertama yang menjadi Kristen dan mengijinkan pembangunan makam Petrus menjadi Basilika Santo Petrus di Vatican sekarang. Petrus adalah Batu Karang yang disabdakan Yesus, dan dari kuburanya lah (alam maut yang disabdakan) Katholik dan Kristen Protestan sekarang berasal. Kemudian merujuk pada penanggalan Masehi, digunakanlah masa hidup Yesus sebagai penanda zaman. Masa sebelum Yesus lahir akan ditandai dengan BC (before Crist), dan masa setelah Yesus naik ke sorga ditandai dengan AD (after dead)
Natal mengandung misteri! Banyak hal diijinkan Tuhan mengambang dan tidak jelas... semua penuh dengan pengertian paradoks, suatu keadaan berlawanan yang tarik menarik namun tak terpisahkan. Namun sekalipun demikian natal tetap abadi sampai hari ini. Begitulah misteri, Natal akan terus menggema hingga sampai kedatangan Nya kedua kali... menjadikan Natal bukan sebagai peringatan kelahiran yang bersifat fisik... namun Natal kedua kali nanti, akan menjadi Natal bagi seluruh umat percaya... Natal Rohani... Natal sebagai kelahiran jiwa baru yang akan bersama Dia di dalam kerajaan sorga. Amin
Kembali, Selamat Natal selamat meresapi misterinya dan menjadikan kita jiwa2 yang makin mampu mengenali siapa Tuhan Yesus sebenarnya. Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar